[:id]

Mitigasi Resiko

Cermati Resiko Anda Sebelum Mendanai

Ethis memungkinkan Anda untuk memberikan pembiayaan langsung ke pengembang maupun kontraktor properti dengan nisbah bagi hasil, bersama – sama  dengan orang lain (crowdfunding). Kami memberikan fasilitas sistem keuangan melalui platform online dan legal kontrak antara masing – masing pemberi pembiayaan dengan rekan developer. Ethis merupakan agen (al – wakeel) dalam kontrak pembiayaan berdasarkan Persyaratan dan Ketentuan kami.

Perlu diingat setiap pembiayaan membawa tingkat risiko yang bervariasi, dalam hal ini ada kemungkinan rekan developer mengalami keterlambatan bayar dan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangan kepada pemberi biaya.

Status Dana dalam Pembiayaan Crowdfunding Ethis Indonesia

Dana yang digunakan untuk operasional Rekan Developer bersifat pembiayaan, dengan penggunaan dan peruntukan terbatas, dikhususkan untuk pengembangan dan konstruksi proyek / campaign, mengacu pada tujuan yang tercantum di dalam Akad Pembiayaan. Status kepemilikan dana sepenuhnya dimiliki oleh Pemberi Pembiayaan (pemilik dana), dan tidak diakui sebagai milik oleh penyelenggara atau rekan developer.

Resiko Pembiayaan

Ada kemungkinan terjadinya kerugian finansial terhadap pembiayaan yang Anda berikan. Kami menganjurkan Anda untuk selalu mempertimbangkan kemungkinan risiko pembiayaan dari berbagai sisi sebelum memberikan memberikan pembiayaan.

Ethis melakukan standar tinggi penyaringan dan uji kelayanan (due diligence) pada setiap proyek properti sebelum kami tawarkan kepada pemberi pembiayaan. Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi bagi rekan developer sebelum mengajukan pembiayaan berupa :

1)  telah beroperasi lebih dari satu tahun

2) memiliki kelengkapan dokumen proyek dan perusahaan

3) memiliki penjualan tahunan lebih dari Rp 500,000,000

4) memiliki arus kas positif dalam 12 bulan terakhir.

Dalam setiap pembiayaan, anda memiliki potensi kehilangan seluruh nominal pembiayaan atau mendapati pembayaran pokok dan bagi hasil yang akan diterima terpengaruh oleh beberapa hal.  Kami sangat dianjurkan memahami akad-akad yang ditawarkan oleh developer. Anda juga dapat mempelajari terlebih dahulu resiko-resiko berikut ini untuk kemudian menentukan langkah yang tepat dalam melakukan pendanaan.

Keterlambatan Bayar dan Gagal Bayar

Pembayaran yang terlewat akan dikejar oleh Ethis. Mitra pengembang kami akan segera dihubungi atas pembayaran terjadwal yang tidak terjawab untuk menawarkan penjelasan. Investor akan diberi informasi yang sesuai. Pengingat lanjutan untuk pembayaran akan dilakukan untuk bisnis sampai mereka dibayar penuh.

Layanan pembiayaan yang kami tawarkan dilengkapi dengan beberapa strategi mitigasi risiko berupa due-diligence, verifikasi, dan penyertaan kolateral, namun kemungkinan terjadinya gagal bayar oleh rekan developer pada platform kami akan tetap ada.

Tujuan disertakannya kolateral dalam hal ini diperuntukan sebagai bukti komitmen dari rekan developer untuk menunaikan kewajiban kepada pemberi pembiayaan dan perlindungan nasabah dan preventif adanya penyalahgunaan manajemen (mismanagement).

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya gagal bayar karena kondisi di luar dugaan seperti sakit keras, meninggal dunia, atau bencana alam. Apabila Pengaju Pembiayaan mengalami wanprestasi atau gagal bayar atas pinjamannya, Ethis akan segera menginformasikan kepada pemberi pembiayaan dan melakukan usaha-usaha penagihan kepada pengaju pembiayaan sebagai komitmen kami untuk mendapatkan penyelesaian yang adil bagi semua pihak.

Keterlambatan bayar lebih dari 45 hari akan dianggap sebagai wanprestasi.

Dalam skenario seperti itu, Ethis akan mengeluarkan surat somasi dan undangan musyawarah kepada rekan developer dan menawarkan beberapa opsi:

  • Restrukturisasi perjanjian pendanaan untuk memungkinkan jangka waktu pembayaran yang lebih lama. Pemberi pembiayaan dapat meminta tambahan sekuritas dari bisnis untuk mengamankan pembayaran dari pembiayaan yang dijadwalkan ulang.
  • Untuk kesepakatan aman, secara hukum melikuidasi aset yang dijamin pada nilai pasar untuk memulihkan kerugian dalam pokok pembiayaan.
  • Jika ada bukti kelalaian dalam penggunaan dana pembiayaan, ambil tindakan hukum terhadap bisnis dan pemegang saham dan / atau direksi. Tindakan hukum juga dapat diambil untuk mengharuskan bisnis untuk menyerahkan informasi, yang mungkin sangat penting dalam menentukan kemampuannya untuk membayar kembali kewajiban keuangannya. Setiap tindakan hukum yang diambil terhadap bisnis hanya akan diambil setelah mendapatkan persetujuan pemberi pembiayaan.

Opsi mana yang diambil akan bergantung pada suara mayoritas (berdasarkan nilai crowdfunding) oleh pemberi pembiayaan.

Fraud

Apabila ditemukan Fraud dimana pengaju pembiayaan bukanlah pemilik identitas sebenarnya sehingga terdapat kemungkinan tidak dilakukan pembayaran sama sekali. Pengaju pembiayaan bisa jadi merupakan korban pencurian identitas atau oknum yang melakukan pemalsuan informasi gaji dan kewajiban utang yang dapat mempengaruhi kemampuan bayar mereka. Untuk menghindarinya, Ethis menekankan sistem due diligence dan manajemen risiko serta melanjutkan proses hukum yang berlaku.

Resesi atau Krisis Ekonomi dan/atau Force Majeure

  1. Semua kenaikan harga borongan dan lain-lainnya, selama pelaksanaan pekerjaan ini, ditanggung sepenuhnya oleh Borrower
  2. Hal-hal yang termasuk Force Majeure dalam kontrak ini adalah;
  3. Bencana Alam (gempa bumi, banjir, gunung meletus, longsor, kebakaran, huru-hara, perang, pemberontakan dan epidemi);
  4. Kebijakan Pemerintah yang dapat mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan/penyelesaian pekerjaan;

Apabila terjadi Force Majeure, Borrower harus memberitahukan kepada Pihak Pertama  secara tertulis, selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) hari sejak terjadinya Force Majeure disertai bukti yang sah, demikian juga pada waktu Force Majeure berakhir;

Diversifikasikan Pendanaan Anda ke Beberapa Pinjaman

Kami menyarankan Anda untuk memberikan pembiayaan dalam jumlah yang lebih kecil dalam campaign pembiayaan pendanaan yang berbeda, daripada menempatkan semua dana Anda pada satu campaign pembiayaan untuk mengurangi kemungkinan kerugian. Ini membantu melindungi dana Anda dari kehilangan pembayaran atau gagal bayar. Kami menyarankan Anda terlebih dahulu mendiskusikan kapasitas Anda untuk berinvestasi melalui Ethis dengan penasihat keuangan Anda.

Catatan: Nilai minimum pendanaan sebesar Rp 1.000.000 (untuk investasi pertama kali)

DISCLAIMER RESIKO

  1. Layanan Pembiayaan Syariah  Berbasis Teknologi Informasi (P2P Financing) merupakan kesepakatan perdata antara pemberi pembiayaan dengan penerima pembiayaan, sehingga segala resiko akan ditanggung oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko gagal bayar akan ditanggung oleh pemberi pembiayaan, diluar fraud atau mismanagement. Penerima pembiayaan akan bertanggung jawab apabila terjadi fraud atau mismanagement sebagaimana ketentuan bagi resiko (Risk Sharing) secara syariah. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko pembiayaan atau gagal bayar ini atau mengkompensasi pihak manapun atas kerugian, kerusakan, biaya atau konsekuensi yang timbul dari sehubungan dengan hal tersebut.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing pengguna (pemberi pembiayaan dan/atau penerima pembiayaan) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi pembiayaan yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman terhadap layanan pembiayaan ini, disarankan agar tidak menggunakan layanan pembiayaan ini.
  5. Penerima pembiayaan wajib mempertimbangkan tingkat bagi hasil / margin / ujroh serta biaya – biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pembiayaan.
  6. Setiap kecurangan yang terjadi akan tercatat secara elektronik di dunia maya dan dapat diketahui oleh masyarakat luas melalui media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi pemberi pembiayaan atau penerima pembiayaan.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh pengguna, baik pemberi modal maupun penerima modal (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara penyelenggara dengan pemberi modal dan/atau penerima modal.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pemberian modal, pembiayaan, pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pembiayaan antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Modal, Mitra Lapangan dan/atau Penerima Modal wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing- masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
[:en]

Mitigasi Resiko

Cermati Resiko Anda Sebelum Mendanai

Ethis memungkinkan Anda untuk memberikan pembiayaan langsung ke pengembang maupun kontraktor properti dengan nisbah bagi hasil, bersama – sama  dengan orang lain (crowdfunding). Kami memberikan fasilitas sistem keuangan melalui platform online dan legal kontrak antara masing – masing pemberi pembiayaan dengan rekan developer. Ethis merupakan agen (al – wakeel) dalam kontrak pembiayaan berdasarkan Persyaratan dan Ketentuan kami.

Perlu diingat setiap pembiayaan membawa tingkat risiko yang bervariasi, dalam hal ini ada kemungkinan rekan developer mengalami keterlambatan bayar dan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangan kepada pemberi biaya.

Status Dana dalam Pembiayaan Crowdfunding Ethis Indonesia

Dana yang digunakan untuk operasional Rekan Developer bersifat pembiayaan, dengan penggunaan dan peruntukan terbatas, dikhususkan untuk pengembangan dan konstruksi proyek / campaign, mengacu pada tujuan yang tercantum di dalam Akad Pembiayaan. Status kepemilikan dana sepenuhnya dimiliki oleh Pemberi Pembiayaan (pemilik dana), dan tidak diakui sebagai milik oleh penyelenggara atau rekan developer.

Resiko Pembiayaan

Ada kemungkinan terjadinya kerugian finansial terhadap pembiayaan yang Anda berikan. Kami menganjurkan Anda untuk selalu mempertimbangkan kemungkinan risiko pembiayaan dari berbagai sisi sebelum memberikan memberikan pembiayaan.

Ethis melakukan standar tinggi penyaringan dan uji kelayanan (due diligence) pada setiap proyek properti sebelum kami tawarkan kepada pemberi pembiayaan. Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi bagi rekan developer sebelum mengajukan pembiayaan berupa; 1)  telah beroperasi lebih dari satu tahun 2) memiliki kelengkapan dokumen proyek dan perusahaan 3) memiliki penjualan tahunan lebih dari Rp 500,000,000 4) memiliki arus kas positif dalam 12 bulan terakhir.

Dalam setiap pembiayaan, anda memiliki potensi kehilangan seluruh nominal pembiayaan atau mendapati pembayaran pokok dan bagi hasil yang akan diterima terpengaruh oleh beberapa hal.  Kami sangat dianjurkan memahami akad-akad yang ditawarkan oleh developer. Anda juga dapat mempelajari terlebih dahulu resiko-resiko berikut ini untuk kemudian menentukan langkah yang tepat dalam melakukan pendanaan.

Keterlambatan Bayar dan Gagal Bayar

Pembayaran yang terlewat akan dikejar oleh Ethis. Mitra pengembang kami akan segera dihubungi atas pembayaran terjadwal yang tidak terjawab untuk menawarkan penjelasan. Investor akan diberi informasi yang sesuai. Pengingat lanjutan untuk pembayaran akan dilakukan untuk bisnis sampai mereka dibayar penuh.

Layanan pembiayaan yang kami tawarkan dilengkapi dengan beberapa strategi mitigasi risiko berupa due-diligence, verifikasi, dan penyertaan kolateral, namun kemungkinan terjadinya gagal bayar oleh rekan developer pada platform kami akan tetap ada.

Tujuan disertakannya kolateral dalam hal ini diperuntukan sebagai bukti komitmen dari rekan developer untuk menunaikan kewajiban kepada pemberi pembiayaan dan perlindungan nasabah dan preventif adanya penyalahgunaan manajemen (mismanagement).

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya gagal bayar karena kondisi di luar dugaan seperti sakit keras, meninggal dunia, atau bencana alam. Apabila Pengaju Pembiayaan mengalami wanprestasi atau gagal bayar atas pinjamannya, Ethis akan segera menginformasikan kepada pemberi pembiayaan dan melakukan usaha-usaha penagihan kepada pengaju pembiayaan sebagai komitmen kami untuk mendapatkan penyelesaian yang adil bagi semua pihak.

Keterlambatan bayar lebih dari 45 hari akan dianggap sebagai wanprestasi.

Dalam skenario seperti itu, Ethis akan mengeluarkan surat somasi dan undangan musyawarah kepada rekan developer dan menawarkan beberapa opsi:

  • Restrukturisasi perjanjian pendanaan untuk memungkinkan jangka waktu pembayaran yang lebih lama. Pemberi pembiayaan dapat meminta tambahan sekuritas dari bisnis untuk mengamankan pembayaran dari pembiayaan yang dijadwalkan ulang.
  • Untuk kesepakatan aman, secara hukum melikuidasi aset yang dijamin pada nilai pasar untuk memulihkan kerugian dalam pokok pembiayaan.
  • Jika ada bukti kelalaian dalam penggunaan dana pembiayaan, ambil tindakan hukum terhadap bisnis dan pemegang saham dan / atau direksi. Tindakan hukum juga dapat diambil untuk mengharuskan bisnis untuk menyerahkan informasi, yang mungkin sangat penting dalam menentukan kemampuannya untuk membayar kembali kewajiban keuangannya. Setiap tindakan hukum yang diambil terhadap bisnis hanya akan diambil setelah mendapatkan persetujuan pemberi pembiayaan.

Opsi mana yang diambil akan bergantung pada suara mayoritas (berdasarkan nilai crowdfunding) oleh pemberi pembiayaan.

Fraud

Apabila ditemukan Fraud dimana pengaju pembiayaan bukanlah pemilik identitas sebenarnya sehingga terdapat kemungkinan tidak dilakukan pembayaran sama sekali. Pengaju pembiayaan bisa jadi merupakan korban pencurian identitas atau oknum yang melakukan pemalsuan informasi gaji dan kewajiban utang yang dapat mempengaruhi kemampuan bayar mereka. Untuk menghindarinya, Ethis menekankan sistem due diligence dan manajemen risiko serta melanjutkan proses hukum yang berlaku.

[:]